Boleh Ikut Tren Bersepeda, Asal Jangan Asal Kayuh Saja

Menjadi tren yang mewarnai era new normal di Indonesia, bengkel sepeda atau toko sepeda semakin ramai dan begitu juga penjualannya. Tak hanya anak kecil yang bermain sepeda di sekitaran komplek rumah, kini di jalanpun banyak ditemui para pengendara sepeda baik sepeda untuk pergi bekerja, berolahraga, dan bersepeda untuk mengisi waktu semata. Selain itu, di social media seperti instagram, banyak orang yang membagikan momen bersepeda mereka. Dengan adanya tren baru ini bisa dilihat bahwa adanya perubahan kebiasaan masyarakat, yakni untuk hidup lebih aktif dan sehat. Selain itu, banyak yang bersepeda untuk bepergian ke tempat terdekat atau berangkat kerja sebagai alternatif berolahraga di masa era new normal ini.

Menurut British Medical Journal dalam laman forbes.com, menyatakan bahwa bersepeda lebih sehat dan banyak manfaat. Penelitian tersebut dilakukan oleh tim University of Glasgow kepada 263.450 orang yang bersepeda ke tempat kerja di England. Hasilnya, orang yang bersepeda ke tempat kerja mendapat 41% lebih rendah terhadap resiko meninggal atas semua sebab, daripada orang yang mengendarai atau menggunakan transportasi umum. Selain itu, orang bersepeda memiliki 46% lebih rendah resiko kematian yang disebabkan oleh kardiovaskular, dan 40% resiko meninggal yang diakibatkan kanker .

Banyak orang yang sudah mulai bersepeda, namun tidak tahu bagaimana bersepeda yang aman khususnya di jalan raya. Beberapa diantaranya yakni bersepeda secara bergerombol saat kendaraan bermotor padat, atau bersepeda secara berjejeran dua orang atau lebih. Padahal, bersepeda di jalan raya sebisa mungkin jangan berjejer karena akan mengganggu keamanan pengendara lain. Apalagi untuk jalur sepeda memang belum banyak tersedia di Indonesia. 

Meski sepeda bukan kendaraan bermotor, namun tetap harus berhati-hati dan harus mengikuti peraturan yang berlaku di jalan. Tidak hanya karena ikut tren saja dan malah menampikkan keselamatan dalam berkendara. Hal yang perlu diperhatikan untuk mulai bersepeda yakni seperti berikut.

Cek Keamanan Sepeda

Sebelum bersepeda ke tempat kerja atau berolahraga, jangan lupa cek rem, ban sepeda, dan rantai. Kegiatan melakukan cek ini hanya membutuhkan waktu 30 detik, tak lama tapi bisa memastikan bersepeda agar aman selanjutnya.

Memakai Outfit Yang Tepat

Gunakan baju yang nyaman dengan warna terang agar mudah terlihat dan jangan lupa selalu menggunakan helm.  Meski helm sering dianggap tidak perlu, namun helm adalah benda yang harus dipakai untuk menyelamatkan hidup Anda.

Perhatikan Jarak

Jarak perlu diperhatikan dalam bersepeda. Baik dengan sesama pesepeda atau dengan kendaraan lainnya. Ketika bersepeda, maksimal berjejer yakni dua atau sepasang. Namun lihat juga kondisinya, jika bersepeda di jalur sepeda, berjejer sepasang masih bisa dilakukan. Namun, jika bersepeda di jalan raya, dengan banyak kendaraan bermotor tanpa ada jalur sepeda, maka bersepeda berdampingan tidak perlu dilakukan.

Jangan Memakai Earphones

Terkadang, ada beberapa pengendara yag memakai earphone. Menggunakan earphone apalagi sambil mendengarkan musik sambil bersepeda, akan mengurangi fokus sekitar. Oleh karena itu, ketika bersepeda jangan memakai earphone agar tetap fokus pada sekitar dan tetap aman.

Selalu Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Meski sepeda bukan kendaraan bermotor, peraturan lalu lintas tetap dipatuhi. Jangan bersepeda di jalur pejalan kaki, dan perhatikan rambu agar tetap aman berkendara.

     

    Melalui 5 poin di atas, kita sudah siap untuk bersepeda di jalan, tanpa khawatir mengganggu kenyamanan dan keamanan. 

    Leave a comment

    All comments are moderated before being published