Jogging  atau Running? Lakukan Saja Keduanya

 

Jogging memberikan banyak manfaat untuk kebaikan tubuh, yakni bonusnya adalah penurunan berat badan secara sehat dan penurunan tekanan darah tinggi. Kegiatan ini merupakan olahraga murah dan gampang yang bisa dilakukan oleh semua orang. Namun, tidak semua tau apakah mereka melakukan jogging dengan benar. Sebelum melakukan jogging, ada baiknya simak info penting berikut ini

Sejarah Jogging

Dalam laman runsociety.com, tidak ada yang jelas kapan istilah jogging ini muncul. Namun, istilah jogging pertama kali disebutkan dalam buku The Taming of the Shrew  oleh William Shakespeare. Pada abad 17 di Inggris, sebagai negara maju pun tidak ada rekaman perihal jogging kapan pertama kali muncul. Sedangkan di Amerika Serikat, jogging lebih dikenal untuk porsi latihan para atlet. Salah satunya yakni atlet petinju dan disebut sebagai “roadwork”.

Istilah Jogging dan Intensitasnya

Jogging bisa dilakukan semua orang dan bisa diatur kecepatan dan jaraknya. Ada yang lebih menyukai jogging dengan jarak jauh atau jogging dengan jarak pendek. Dilakukan dengan menyenangkan karena intensitas tidak berat seperti lari. Jogging bisa dilakukan lebih cepat dari jalan dan tidak membuat ‘engap’. Beda dengan lari, lari butuh tenaga dan bisa menghabiskan oksigen saat melakukannya.

Manfaat Jogging

Olahraga ringan dan rekreasional ini sangat berguna bagi kesehatan. Meski dilakukan secara ringan, manfaat jogging bisa dirasakan langsung. Namun, manfaat tergantung pada kapan waktu jogging. Jogging pada pagi hari dan dilakukan lebih dari 30 menit, akan membakar lemak sehingga berefek pada penurunan berat badan. Jika jogging dilakukan sore hari, kegiatan ini akan membantu mendapatkan kualitas tidur yang baik, dan cocok bagi penderita kesulitan tidur.

Persiapan Jogging

Menggunakan pakaian yang tepat dan alas kaki yang nyaman sudah menjadi pengetahuan dasar sebelum melakukan jogging. Selain itu, perlu juga mengisi nutrisi tubuh sebelum melakukan jogging. Untuk konsumsi karbohidrat sebaiknya dilakukan 3 jam sebelum melakukan aktivitas. Hal ini menghindari mual dan perasaan tidak enak dalam perut. Selain itu, minum air putih cukup untuk menghindari dehidrasi.

Lakukan pemanasan dan pendinginan

Sebelum jogging, lakukanlah pemanasan agar tubuh terhindar dari cedera. Meski jogging dilakukan dengan ringan dan tidak membutuhkan waktu lama, namun masih berpotensi adanya cedera karena badan akan kaget dengan gerakan berlebih. Selain itu, pemanasan berguna untuk melatih otot agar tidak tegang dan mampu meningkatkan performa berlatih.  Selanjutnya, pendinginan dibutuhkan setelah melakukan jogging. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan detak jantung ke kondisi normal dan untuk menghindari adanya kram otot setelah beraktivitas.

Bisa dikatakan, pemanasan dan pendinginan adalah hal sederhana namun sering lupa atau dianggap sepele. Sebisa mungkin jangan lewatkan tahap ini, karena seringan apapun berolahraga, tetap mempunyai kemungkinan cedera. Jadikan pemanasan dan pendinginan menjadi sebuah ‘ritual’ wajib sebelum melakukan jogging atau aktivitas olahraga lainnya

Leave a comment

All comments are moderated before being published