Ticket to 90’s : Roller Skate Kembali Mengambil Hati

Meski bukan menjadi arus utama seperti tren sepeda sekarang  ini, roller skate mulai banyak yang memberi atensi. Selain untuk nostalgia, bermain roller skate juga bisa untuk mengisi waktu dan menjadi alternatif berolahraga selain bersepeda. Salah satu kemunculan tren ini yakni karena adanya artis tiktok yang bernama Ana Coto (@anaocto) yang mengunggah video roller skatenya sembari melakkan dance. Bahkan, dengan aksinya, kalangan remaja di belahan dunia mulai tertarik untuk kembali atau bahkan memulai roller skate sebagai hobi baru mereka.

Dalam roller skate, ada 3 jenis gaya untuk bermain roller skate, yang pertama yakni gaya street, race, dan figure. Gaya street banyak melakukan loncatan dengan gaya bebas atau freestyle. Sedangkan race, yakni dilakukan untuk perlombaan atau balapan yang mengutamakan kecepatan. Sedangkan figure, bisa dilihat dari keindahan saat meluncur, yakni biasanya dikombinasikan dengan gaya gaya tari seperti ballet. 

Di Indonesia sendiri, ada dua jenis roller skate yakni dengan roda yang sejajar dua atau seperti roda mobil dan roda yang berada di tengah atau membentuk garis lurus di bagian tengah sepatu, dan jenis ini disebut inline skate.Jika kamu adalah pemula, sebelum bermain dan berlatih inline skate atau two line skate simak info penting dibawah ini.

  • Ankle strap: ankle strap menjadi bagian penting ketika berlatih dan bermain sepatu roda. Ankle strap berfungsi untuk mengencangkan bagian pergelangan, mata kaki, dan tumit,  karena bagian ini lemah sehingga perlu dilindungi dan dibatasi agar tidak bahaya saat cidera.

  • Gliding: gliding yakni teknik yang harus kuat diterapkan saat bermain sepatu roda yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan depan belakang.

  • Teknik rem: setiap sepatu roda memiliki letak rem yang berbeda. Jika menggunakan twoline skate maka rem terletak di depan. Sepatu ini cocok untuk berlatih untuk para pemula. Sedangkan untuk race atau figure skate, rem terletak di belakang. Selain lebih nyaman dan aman, rem di bagian belakang biasanya digunakan sebagai tumpuan pada figure skate melakukan trik balerina.

  • Besar roda: ketika ingin menikmati roller skate saat sore hari atau sekadar mengisi waktu, bisa gunakan roda yang kecil dengan ukuran 72-100 mm agar mudah berselancar dan berkelok. Namun jika sudah mahir, bisa gunakan ukuran roda yang lebih besar karena akan semakin cepat laju. Namun konsekuensinya, yakni tingkat mengendalikan sepatu roda juga meningkat dengan besarnya ukuran roda.

  • Pelindung: olahraga apapun, tetap mengutamakan keamanan termasuk bermain sepatu roda. Gunakan helm, pelindung lutut, dan siku untuk menghindari cidera saat kecelakaan terjadi.

Setelah memperhatikan kenyamanan dalam memilih sepatu roda, agar lancar meluncur dan berlatih trik skate, simak latihan dasar di bawah ini agar latihan semakin handal.

Belajar Berdiri Dengan Seimbang

Pilihlah media atau tempat belajar yang rata. Jika tinggal di sekitaran kota biasanya akan mudah menemukan halaman dengan paving, aspal, atau bahkan taman skate yang bisa untuk berlatih sepatu roda. Untuk pertama, menyeimbangkan badan memang menjadi teknik dasar untuk mampu bermain sepatu roda. Jika kamu masih takut untuk jatuh di tempat yang keras seperti aspal, kamu bisa lakukan latihan ini di rumput sehingga lebih nyaman untuk terjatuh. Selain itu jangan lupa untuk memakai shin guard pada siku dan lutut untuk menghindari cidera.

Belajar Meluncur

Belajar untuk mengangkat sepatu roda dan mendorongnya agar bisa meluncur ke depan. Pose ini perlu dilatih hingga kamu merasa seimbang dan nyaman. Setelah seimbang dan aman, maka tingkatkan ritme untuk meluncur lebih cepat lagi atau mulai tambahkan trik.

Belajar Melompat dan Berbelok

Jika sudah nyaman dalam meluncur dengan seimbang, melompat bisa menjadi teknik tambahan yang dipelajari. Biasanya teknik melompat ini dilakukan untuk jenis street, yakni freestyle. Dalam melakukan lompatan, diperlukan ketelitian dan keseimbangan. Selain itu, untuk memudahkan berbelok saat meluncur, perlu adanya menyilangkan kaki dan menekuk sedikit lutut untuk mempermudah berbelok.

Heel Toe

Sebuah teknik dengan menggunakan tumit dan jari. Meluncurlah dengan cara kaki depan bertumpu pada tumit dan pada kaki belakang bertumpu pada jari kaki. 








Leave a comment

All comments are moderated before being published