The Interview: Rubianda, Motivasi dan Konsistensi yang Membuat Hobi menjadi Ahli

Halo, Cool Reader

Kali ini kita bisa kenal dekat dengan Rubianda yang punya cerita menarik mengenai pengalaman main skateboardnya. Pun,  di bulan lalu video part skateboardingnya dipublikasikan dan ditayangkan di Jenkem Magazine, sebuah kanal yang menyajikan skateboard dan budaya yang berbasis di Brooklyn, New York. Apresiasi bagi konsistensi Rubianda, yang butuh waktu 2 tahun dan ke banyak tempat untuk menghasilkan video berdurasi 5 menit yang membuat mata terpana dengan trik dan flip skateboardnya. Detail video bisa kamu lihat di link berikut.

Simak wawancara ringkas mengenai pengalaman menarik Rubianda dan juga bagaimana ia bisa terjun ke ranah hobi ekstrem skateboarding dalam wawancara berikut.

 

Halo Rubianda. Boleh kenalkan diri kamu, dan sosial media agar pembaca makin dekat dengan kamu. 

Yoo halloo. Namaku Rubianda dari Jakarta, umur 16 tahun, Instagram @rubi4nda.

Apa Kabar, bagaimana latihannya di masa pandemi ini? Apakah tetap sama atau beda?

Yaa kabar baik disini :). Skating di masa pandemi ini memang agak beda sih dari sebelum pandemi Covid ini. Sekarang lebih banyak skating di street. Karna di Jakarta sendiri skatepark banyak yang tutup semenjak pandemi Covid ini.

Untuk berlatih skateboard, brand apa saja yang mendukungmu saat ini?

Brand yang support aku sekarang ada Staycool Socks , Motionskateboard Bali, dan Vans Indo.

Kabarnya ada circle skate atau teman-teman yang bisa main bareng? Namanya Apa ya…

Ada absar lebeh, Joy, Dede, Junior, Aldy Tiawan, dan lain lain. Kalau itu ga ada nama nya sih... hehe.

Kadang, di dalam pertemanan ada nama panggilan. Nah, kalau kamu sendiri adakah nama panggilan akrab dari temen-temen kamu ?

Mungkin cuman "Rubi" aja ya...

Di tahun ini ataupun tahun lalu, apakah goals kamu sudah tercapai ? Kalau iya apa?

Salah satu nya ada Video part aku di tahun ini yang baru online kemarin di @jenkemmag link nya ada di bio Instagram ku atau di jenkemmag site :).

Lalu, apa rencana kamu di tahun ini atau tahun depan?

Keep skating, Bisa lebih banyak skate trip lagi sama temen temen, & buat video lagi..😁

Pertanyaan umum, tapi penting sih. Jadi, sejak kapan main skate? Dan berapa kali ikut kompetisi dan menjuarainya?

Aku pertama kali skate dari sekitar umur 8 atau 9 tahun. Ga kehitung sih berapa kali ikut kompetisi..., Mungkin lebih dari 20.

Waktu dulu, ketertarikan skate karena siapa atau karena apa?

Awalnya karena dulu sering nonton skate di Youtube & main skate video game.

Lalu, bagaimana bilang ke orangtua saat tertarik untuk menggeluti bidang ini

Orang tua ku sih selalu support dari awal aku mulai skating sampe sekarang...

Adakah syarat dari orang tua agar tetap bisa main skate? Misalnya harus tetap jaga prestasi akademik atau lainnya...

Gaada sih, Selama aku tetep ikut program sekolah ku.Tapi karena aku homeschooling jadi aku juga dapet banyak waktu  buat skating.

Kalau dari kecil sudah handal bermain skateboard,  awalnya siapa yang ngajarin main skateboard?

Yang ngajarin aku dulu temen-temen yang ada di skatepark yang aku sering skating di sana, salah satu nya ada Ariyadi dari Puinkskatepark Jakarta. Tapi sekarang skateparknya udah ga ada sih.

Setiap orang pasti punya idola, kalau kamu sendiri, siapa riders panutan yang paling kamu suka?

Dari Indonesia ada Absar Lebeh! Dari US ada Rowan Zorilla.

Skateboard adalah olahraga ekstrim dan selalu identik dengan terjatuh, bisa ceritakan pengalaman terjatuh kamu yang paling berkesan sampai sekarang dan ga mau diulangi?

Pasti banyak sih, tapi salah satunya pergelangan tangan kiri ku sempat patah karena aku coba trick drop in dan jatuhnya nahan pake tangan. Tangan ku patah waktu sekitar umur 12 atau 13 tahun.

Sudah beberapa tahun semenjak berlatih skateboard, skate trip paling menyenangkan dan mengesankan yakni ke mana? Dan bisa diceritakan hal apa saja yang mengesankan?

Yang paling berkesan waktu skate trip 2018 ke Lombok sama temen-temen dari motionSK8. Perjalanan ini jadi menegangkan karna aku kena gempa sebesar 7.4 magnitude di sana. Bangunannya banyak yang hancur, listrik pada mati, dan semua orang nangis & pergi ke dataran yang lebih tinggi. Trip ke Lombok waktu itu salah satu trip yang paling menyeramkan dan berkesan sih buat aku.

Oke, yang terakhir, adakah hal yang ingin disampaikan kepada para pembaca StayCool yang ingin tetap produktif berlatih skateboard di kala kondisi PPKM ini?

Keep skating, Jangan menyerah & Stay safe :))

Dari obrolan ringkas di atas, selalu ada usaha yang lebih untuk bisa menjadi seperti sekarang. Contohnya yakni Rubi sudah berlatih sejak umur 8 tahun dan konsisten hingga umur 16 tahun. Wow, bukan lagi sekedar hobi tapi sudah taraf ahli. Pun, cedera tangan dan terjatuh saat latihan bukan menjadi alasan untuk berhenti dan tak berlatih skateboarding lagi.

Semoga semangat seperti ini yang bisa teman-teman semua miliki,  tetap sabar dan fokus pada apa yang ditekuni. Karena untuk merubah hobi menjadi ahli,  perlu adanya motivasi dan konsistensi. Seperti kata Rubi, “Jangan Menyerah dan StaySafe” untuk teman-teman semua.

::

Leave a comment

All comments are moderated before being published